TUGAS
PENGANTAR BISNIS
PENGERTIAN
BISNIS
KELAS : 1EB21
NAMA
: Ryan Ariesta Syaputra
NPM
: 28213147
UNIVERSITAS
GUNADARMA
Jl.
KH. Noer Ali, Kalimalang, Bekasi
I.PENDAHULUAN
Berbicara
tentang ekonomi, sepintas pasti ada pemikiran bahwa ini tentang bisnis, memang
dalam dunia bisnis tidak terlepas dari jual, beli, tawar menawar, barang, jasa
yang melibatkan perseorangan maupun suatu perusahaan. Tidak semua orang memilki
semangat berwirausaha dan berbisnis karena takut akan resiko yang diterima
nantinya.
II.ISI
Kisah Pengusaha Sukses: Basrizal Koto, Pengusaha Sukses yang Tak Tamat SD
Published August 5, 2013
BasKo atau nama
lengkapnya Basrizal Koto lahir
di Pariaman, SumBar tahun 1959. Ia seorang pengusaha sukses berbisnis di
banyak bidang, seperti: media, percetakan, pertambangan, peternakan, perhotelan
properti, dan lain-lain. Masa kecilnya yang serba kekurangan memaksanya bekerja
keras dan bertekad kuat melawan
kemiskinan. Dia tak mau menyalahkan keadaan. Karena memang sudah
takdirnya dilahirkan dari keluarga yang serba kekurangan. Menyalahkan takdir,
sama dengan menggugat ketentuan ALLAH, katanya. Dia benar-benar memulainya dari
nol. Jangankan modal uang, sodal pendidikan pun dia tidak punya. Basko, bahkan
tidak menamatkan Sekolah dasarnya. Seperti kita paham, budaya lelaki di
Sumatera Barat adalah budaya perantau. maka, dengan ijin ibundanya, pada saat
kelas 5 SD, ia memilih untuk merantau ke Riau, dibanding meneruskan sekolahnya.
Basrizal
Koto Pengusaha Sukses yang Tak tamat SD
Apa kunci
suksesnya?
Sebelum
pergi, ibunya memberi nasehat panjang padanya. Dan intinya adalah 3K, yaitu
pandai ber-Komunikasi, cari segala Kemungkinan, manfaatkan Kesempatan
dan peluangnya, serta bekerjalah dengan Komitmen yang tinggi. Prinsip
inilah yang ia diterapkan dalam bisnis-bisnisnya hingga seperti sekarang. Dia
ingat, pertama kali di Riau, ia berangkat saat fajar ke terminal bis dan
menawarkan diri menjadi kondektur oplet. Kehidupan menjadi kondektur oplet itu
memberinya banyak pelajaran hidup soal komunikasi dan komitmen itu. Selain
menjadi kondektur, beliau juga pernah berjualan pisang, petai, jadi supir
hingga jadi makelar kenderaan. Semua dijalaninya sebagai sebuah proses
pembangunan dirinya.
Terampil komunikasi, jaringan, menepati janji, dan menjaga kepercayaan
akhirnya membawa kesuksesan untuk menaklukan kemiskinan, dan menciptakan
lapangan kerja.
Jumlah perusahaannya telah mencapai 15 perusahaan mulai dari
pertambangan, percetakan, properti, TV kabel dan internet. Berikut adalah
rangkaian kalimat yang sangat menginspirasinya:
Tidak ada kata menyerah.
Tidak ada menyalahkan atas kemiskinannya.
Tidak ada kesombongan.
Tidak ada kebencian.
Tidak ada kedurhakaan kepada orang tua.
Tidak ada kata memanjakan anak-anaknya.
Tidak ada kata malas.
Tidak ada kata tidak bisa.
Tidak ada berhenti, terus berlari.
Tidak ada kata tidak layak.
Tidak ada kata nyaman.
Tidak ada kata tidak bersyukur.
Kecuali kata terima kasih Ya Allah atas segala-galanya.
H.Basrizal Koto.
III.PENUTUP
Sekian
tulisan dari saya, semoga bermanfaat bagi para anak muda yang memiliki semangat
yang tinggi dan semua orang yang ingin terus berkarya dan berwirausaha. Saya
selaku sebagai penulis mohon maaf jika ada kata-kata atau kalimat yang salah.
Terimakasih.
IV.DAFTAR
PUSTAKA
Sumber :
http://kampungwirausaha.com/kisah-pengusaha-sukses-basrizal-koto-pengusaha-sukses-yang-tak-tamat-sd/